Jadi, sehabis dari
show Mocca Road to Campus di GSG Marnath (bersama
Raka,
Dinar,
Fera, Sasky, dan
Tika), saya
nyeletuk, "Unpar Kita?" Awalnya
Raka ragu, takut
udah keabisan ERK dan sepertinya dia juga ragu karena jam 3 pagi harus berangkat ke Jakarta atas undangan Presiden SBY.
Tapi, sewaktu di parkiran sambil mengantar
Fera ke mobilnya,
Raka malah melantunkan lagu "Cinta Melulu" dan ditimpali oleh
Fera dan Dinar. Lalu saya bilang ke mereka, "Yah, dia
nantang sih.. Hayu atuh kita ke Unpar!" Mendadak kami (tinggal bertiga bersama
Dinar dan
Raka saja, yang lain pulang..) jadi bersemangat
deh nonton ERK di GSG Unpar.
Ternyata keputusan ke Unpar tidak saya sesali sedikit pun. Penampilan ERK sangat
magical (berlebihan ya?). Dibandingkan ketika saya lihat ERK
tanggal 26 April di Eldorado, penampilan semalam lebih memuaskan.
Berikut adalah sepuluh alasan kenapa
show ERK tadi malam di GSG Unpar lebih memuaskan dibanding ketika di Eldorado (tanpa urutan prioritas):
- Jumlah lagu yang dibawakan lebih banyak (tadi malam 9 lagu, Eldorado 8 lagu)
- Lagu "Cinta Melulu" dan "Belanja Terus Sampai Mati (BTSM)" dinyanyikan tadi malam
- Crowd yang relatif lebih sedikit, jadi lebih dekat rasanya
- ERK lebih hangat kepada penonton ketimbang waktu di Eldorado (mungkin faktor crowd yg lebih sedikit)
- Cholil tidak mengalami masalah jack gitar yang mengakibatkannya lupa lirik di lagu "Di Udara" pada pemungkas acara
- Acara yang jauh lebih murah. Di Eldorado saya bayar Rp100.000 (dpt band yang lebih banyak sih). Tadi malam di GSG Unpar, gratis bradr!
- Cholil membagikan sticker ERK dan alhamdulillah saya mendapatkannya
- Saya berkesempatan untuk ngobrol sedikit dgn Cholil yang ternyata sangat ramah
- Aksesibilitas lebih tinggi. Bandingkan mengakses GSG Unpar dr Tubagus Ismail dengan mengakses Eldorado yang adanya masih di atas Terminal Ledeng
- Overall, performa ERK semalam lebih pol-polan ketimbang ketika di Eldorado