Sebenernya saya sudah baca
berita ttg tackle maut Martin Taylor ke
Eduardo Da Silva pas sabtu malem di
Detik.. Dari pas baca saja saya sudah rada-rada ngeri, inget ama tackle seorang pemaen Hong Kong ke Boaz Salossa.. Saya br sempet liat video-nya beberapa saat yg lalu.. Kengerian saya terbukti dengan liat
video tackle tersebut (WARNING! THIS MIGHT BE A VERY DISTURBING VIDEO FOR SOME OF YOU!) di
YouTube yg link-nya saya dpt dr blog
agung wahyudi..
Setelah nonton video itu, kengerian saya bertambah dengan rasa kesal yang teramat sangat kepada Martin Taylor.. Dia melakukan sebuah tackle yang mungkin saja akan mengakhiri karir pemain lain.. Sejujurnya saya merinding saat menonton video tackle tersebut. Saya membayangkan karir Eduardo ke depannya.. Bukan saja hampir pasti tidak akan bermain di Euro 2008 bagi Kroasia, tapi apakah Eduardo dapat terus bermain sepak bola?
Saya bukanlah penggemar
Arsenal, klub di mana Eduardo bermain. Bahkan saya berharap
AC Milan dapat menyingkirkan Arsenal di
Liga Champions. Namun saya sangat tidak menyukai kekerasan di dalam sepak bola. Saya berharap
FA dapat memberikan hukuman yang setimpal atas perbuatan Taylor kepada Eduardo.. Terlebih dari itu, saya berharap Eduardo dapat kembali merumput.. Mari kita doakan bagi kesembuhan Eduardo..
Gambar
http://www.abc.net.au/reslib/200708/r172712_651521.jpg